Daniel " Dani " Pedrosa Ramal Adalah nama kepanjangan dari nama pembalap bernomor 26 ini yaitu Dani pedrosa. Dani pedrosa lahir di Sabbadel,29 September 1985,dan kini in berusia 32 tahun. seperti yang kita kenal Dani pedrosa adalah pembalap yang santai, ramah dan santun terhadap rival-rivalnya. Nama ayah dari Dani Pedrosa adalah Antonio Pedrosa dan ibu Basilia Branch dan mempunyai saudara yaitu Eric (saudara adik laki-laki). Pedrosa adalah salah satu rider dengan tubuh yang paling mungil dengan tinggi 158 cm dan ringan dari rider-rider motoGp lainnya, tetapi fisik yang tidak memungkinkan untuk membalap bukan sebuah hambatan bagi rider berjulut Little samurai ini melainkan sebuah tantangan yang harus dihadapi dan ditaklukkan.
Awal karier dari Dani pedrosa adalah pada tahun 2001dikelas motor 125 cc bersama tim Telefonica Movistar Honda Jr dan mampu meraih Posisi 8 Klasemen akhir. Pada tahun berikutnya yaitu 2002, dani pedrosa masih membela tim yang sama dan mampu meraih posisi 3 klasemen akhir, Dan pada akhirnya pada tahun 2003 dani pedrosa mampu menjadi juara dunia kelas 125 cc dengan tim yang sama.
Pada tahun 2004 dani pedrosa hijrah ke kelas yang lebih tinggi yaitu 250 cc dengan tim Telefonica Movistar Honda Jr 250. Perjalanan karier pada kelas ini terbilang mulus dan tidak ada hambatan hingga akhirnya dani pedrosa dapat menjadi juara dunia kelas 250 cc pada tahun 2004 ini. pada tahun 2005 pedrosa masih membela tim yang sama dan masih mampu mempertahankan gelar juara dunianya.
Pada tahun 2006 ia pun hijrah kembali dan naik kelas ke kasta yang lebih tinggi dan bergengsi yaitu kelas MotoGp, Pada tahun 2006 pedrosa dikontrak oleh tim Repsol Honda dan bertandem dengan Nicky hayden (sudah meninggal pada tahun 2017) . Perjalanan karier pedrosa pada tahun ini tidak lah cukup mulus namun harus memiliki hambatan dan rintangan dengan banyaknya dani crash dan mengalami cedera, Pada saat baru naik kelas ke motogp, dani pedrosa mendapat kritikan yang mana ia tidak bisa balapan dengan tubuh yang mungil sedangkan motor motogp yang besar dan berat sehingga membuat dirinya terpurk. tetapi dani pedrosa mengecam keras kritikan tersebut dan membuktikan bahwa ia mampu untuk balapan dan bersaing dengan pembalap-pembalap hebat. kritikan tersebut langsung dibalas pedrosa pada saat balapan diseri pembuka pada tahun 2006 di jeres dengan finish ke2. Kemenangan pertama dani pedrosa diraihnya pada balapan seri ke3 di shanghai,Cina pada tanggal 14 mei 2006. Kemenangan ini membuat pedrosa menjadi pemenang termuda kedua setelah Norick abe dikelas Primer setelah Freddie spencer. Pada tahun pertama debutnya pedrosa hanya mampu meraih peringkat klasemen ke 5 pada akhir klasemen, dan dani pedrosa mendapat penghargaan Rookie Of The Year.
Pada tahun 2007 dan 2008 pedrosa masih membela tim yang sama dan mendapat motor baru dengan kapasitas mesin yang lebih besar yaitu 800cc, pada saat itu mesin RC212V memiliki masalah dikarenakan sedang pengembangan , tetapi ia masih mampu menempati klasemen 2 akhir pada tahun 2007 itu. Pada tahun 2008 mesin RC212V masih berlanjut dan membuat pedrosa cedera di parih musim dan membuat dia tidak bisa mengikuti tespramusim pengembangan motor. Nmaun pedrosa mampu finis pertama di balapan seri pertama. Tapi pada balapan di German pedrosa kembali lagi mengalami cedera dan harus berisitirahan untuk pemulihan dan harus melewatkan 2 seri balapan. performa ban Micellin sanganlah buruk sehingga pedrosa harus kembali ke ban Bridgestone.
Pedrosa merupakan pembalap dengan tandem terbanyak yaitu ia pernah bertandem dengan Nicky hayden, Andrea dovisioso, Casey stoner dan Marc marquez hingga sekarang ini. Hingga saat ini pedrosa belum mampu meraih gelar juara dunia pada kelas motoGp sejak 2006 sampai sekarang dan hanya mampu menempati posisi runner up di kelas motogp, mudah-mudahan pedrosa dapat meraih gelar juara dunia pada kelas motogp. Dani pedrosa merupakan pembalap paling setia bersama tim, sejak 2006 sampai sekarang pedrosa masih bersama Repsol Honda dan bersama tim itu juga pedrosa tidak pernah meraih gelar juara dunia. Mungkin biarpun pedrosa tidak dapat meraih gelar juara dunia bersama honda tetapi pedrosa tetapi bahagia.
Awal karier dari Dani pedrosa adalah pada tahun 2001dikelas motor 125 cc bersama tim Telefonica Movistar Honda Jr dan mampu meraih Posisi 8 Klasemen akhir. Pada tahun berikutnya yaitu 2002, dani pedrosa masih membela tim yang sama dan mampu meraih posisi 3 klasemen akhir, Dan pada akhirnya pada tahun 2003 dani pedrosa mampu menjadi juara dunia kelas 125 cc dengan tim yang sama.
Pada tahun 2004 dani pedrosa hijrah ke kelas yang lebih tinggi yaitu 250 cc dengan tim Telefonica Movistar Honda Jr 250. Perjalanan karier pada kelas ini terbilang mulus dan tidak ada hambatan hingga akhirnya dani pedrosa dapat menjadi juara dunia kelas 250 cc pada tahun 2004 ini. pada tahun 2005 pedrosa masih membela tim yang sama dan masih mampu mempertahankan gelar juara dunianya.
Pada tahun 2006 ia pun hijrah kembali dan naik kelas ke kasta yang lebih tinggi dan bergengsi yaitu kelas MotoGp, Pada tahun 2006 pedrosa dikontrak oleh tim Repsol Honda dan bertandem dengan Nicky hayden (sudah meninggal pada tahun 2017) . Perjalanan karier pedrosa pada tahun ini tidak lah cukup mulus namun harus memiliki hambatan dan rintangan dengan banyaknya dani crash dan mengalami cedera, Pada saat baru naik kelas ke motogp, dani pedrosa mendapat kritikan yang mana ia tidak bisa balapan dengan tubuh yang mungil sedangkan motor motogp yang besar dan berat sehingga membuat dirinya terpurk. tetapi dani pedrosa mengecam keras kritikan tersebut dan membuktikan bahwa ia mampu untuk balapan dan bersaing dengan pembalap-pembalap hebat. kritikan tersebut langsung dibalas pedrosa pada saat balapan diseri pembuka pada tahun 2006 di jeres dengan finish ke2. Kemenangan pertama dani pedrosa diraihnya pada balapan seri ke3 di shanghai,Cina pada tanggal 14 mei 2006. Kemenangan ini membuat pedrosa menjadi pemenang termuda kedua setelah Norick abe dikelas Primer setelah Freddie spencer. Pada tahun pertama debutnya pedrosa hanya mampu meraih peringkat klasemen ke 5 pada akhir klasemen, dan dani pedrosa mendapat penghargaan Rookie Of The Year.
Pada tahun 2007 dan 2008 pedrosa masih membela tim yang sama dan mendapat motor baru dengan kapasitas mesin yang lebih besar yaitu 800cc, pada saat itu mesin RC212V memiliki masalah dikarenakan sedang pengembangan , tetapi ia masih mampu menempati klasemen 2 akhir pada tahun 2007 itu. Pada tahun 2008 mesin RC212V masih berlanjut dan membuat pedrosa cedera di parih musim dan membuat dia tidak bisa mengikuti tespramusim pengembangan motor. Nmaun pedrosa mampu finis pertama di balapan seri pertama. Tapi pada balapan di German pedrosa kembali lagi mengalami cedera dan harus berisitirahan untuk pemulihan dan harus melewatkan 2 seri balapan. performa ban Micellin sanganlah buruk sehingga pedrosa harus kembali ke ban Bridgestone.
Pedrosa merupakan pembalap dengan tandem terbanyak yaitu ia pernah bertandem dengan Nicky hayden, Andrea dovisioso, Casey stoner dan Marc marquez hingga sekarang ini. Hingga saat ini pedrosa belum mampu meraih gelar juara dunia pada kelas motoGp sejak 2006 sampai sekarang dan hanya mampu menempati posisi runner up di kelas motogp, mudah-mudahan pedrosa dapat meraih gelar juara dunia pada kelas motogp. Dani pedrosa merupakan pembalap paling setia bersama tim, sejak 2006 sampai sekarang pedrosa masih bersama Repsol Honda dan bersama tim itu juga pedrosa tidak pernah meraih gelar juara dunia. Mungkin biarpun pedrosa tidak dapat meraih gelar juara dunia bersama honda tetapi pedrosa tetapi bahagia.



EmoticonEmoticon